
8 tahun yang lalu papa pergi menghadap Sang Khaliq, dengan segala asa yang ada kau tetap setia mendampingi kami,memberikan semangat, dengan kehangatan cintamu. Tak pernah sedikitpun kau mengeluh ataupun bosan saat merawat kami di waktu sakit, mendengarkan keluh kesah kami menapaki hidup yang kadang terjal dan mendaki.
Saat aku menikah dan pergi meninggalkanmu untuk membangun rumah tangga, kau hantar aku dengan senyum tulusmu dan senantiasa berdoa demi kebahagiaanku mewujudkan keluarga yang sakinah
Mama…. maafkan anakmu yg tak selalu bisa di sampingmu, menemani masa senjamu, merawatmu seperti saat kau merawatku di waktu kecil di sepanjang waktumu. Hanya sedikit waktu yang bisa kuberikan untuk menghabiskan waktu bersamamu, namun cahaya kasih di matamu, raut wajahmu yg mulai terlihat lelah dimakan usia, senyum tulusmu senantiasa mengisi kerinduan dihatiku
Mama…. doaku selalu agar mama senantiasa diberikan kesehatan, dapat menjalankan ibadah di sisa usiamu, satu keinginanku.. yaitu mengantarkanmu menapakkan kaki di rumah Sang Khaliq, menjalankan kewajiban untuk menunaikan Ibadah haji seperti keinginanmu dan keinginan papa yang tak sempat terwujud.
Ya, Allah ampunilah dosa kedua orangtuaku, jadikanlah amalan mereka dalam membesarkan kami menjadi pahala yang mengugurkan dosanya, berikanlah keselamatan dunia dan akhirat ….amiin