Udah hampir 2 minggu ini, kata “BBM” seperti tidak pernah berhenti disebut oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia. Sejak Pemerintah mengumumkan kenaikan BBM pada tanggal 23 Mei 2008, sepertinya semakin banyak orang gencar menyuarakan penolakan-penolakan, bahkan hampir tiap hari kita lihat berita-berita menayangkan Demo-demo dan kerusuhan-kerusuhan di seluruh wilayah menolak kenaikan ini.
Tidak bisa dipungkiri, bahwa kenaikan BBM ini benar2 memberikan dampak yg “Luar biasa” bagi kehidupan kita, karena hal ini tidak hanya berdampak pada kenaikan Bahan bakar kendaraan saja, tapi juga mulai merembet pada kenaikan bahan-bahan kebutuhan pokok, properti, listrik, banyaknya karyawan yg di PHK,seperti ibu warteg yg tidak sanggup lagi membayar, buruh2 yang diberhentikan karena efisiensi biaya, tingkat kejahatan yg meningkat, dll
BBM oh BBM, begitu berartinya dirimu, sehingga sedikit saja pergerakan olehmu memberikan dampak yg begitu besar bagi kehidupan negeri ini. Siapa yg salah? apakah negeri ini benar2 sudah begitu rusak, setelah bencana yg tidak henti2nya, dan korupsi yg semakin merajalela? Apakah benar bangsa ini sudah sedemikian rusak sehingga tidak ada satupun hal baik yg dihasilkan negeri ini.
Tidak!! kita harus yakin bahwa masih banyak di antara kita yg memiliki nurani yg baik, hati yang tulus dan semangat untuk terus membangun negeri ini!!!!! bukankah banyak putra-putri bangsa ini yg banyak menjadi juara di ajang kompetisi dunia, sebut saja Juara-juara Olimpiade matematika dan fisika yg berasal dari Indonesia, membuktikan bangsa ini MAMPU BERSAING di pentas Internasional, MAMPU MENGHASILKAN PUTRA-PUTRI TERBAIKNYA dan mari sama-sama kita buktikan pada dunia bahwa INDONESIA MAMPU BANGKIT DARI KETERPURUKAN INI!
Meskipun saya juga tidak setuju dengan kenaikan BBM ini, tapi kita tidak bisa mengingkari bahwa harga minyak dunia memang semakin merangkak naik, dan subsidi pemerintah thd BBM memang cukup besar.
meskipun sebenarnya saya menyayangkan keputusan pemerintah memberhentikan subsidi BBM untuk menghadapi kenaikan minyak dunia (karena bisa saja pemerintah menaikkan pajak mobil, terutama mobil2 mewah sehingga orang jadi berpikir kembali memiliki banyak mobil di rumahnya, sehingga jalanan tidak semakin padat merayap dimana2.)…. Tapi,.. harga BBM sudah naik!
Dan daripada kita terus menerus mengeluh, menyesali apa yg terjadi, MARI KITA BERBUAT SESUATU untuk bangsa ini, saya jadi ingat kata-kata DR. Reynald Kasali di acara Empat mata, “bahwa jika kita termasuk orang-orang yang masih bersyukur memiliki sedikit rejeki, mari kita bantu saudara-saudara kita yg benar-benar terpuruk krn kenaikan BBM ini”.
Sudahkah kita membayar zakat dari penghasilan kita? sudahkah benar penyaluran zakat kita selama ini? sudahkah kita membantu orang tua, saudara-saudara dan orang-orang di lingkungan kita yg memerlukan uluran tangan kita?
Pernahkah terbayang di benak kita untuk sesekali memberikan 10-20rb pada tukang sapu di jalanan? tukang parkir di kantor kita? kuli-kuli bangunan yg tidak sengaja kita lewati? mungkin bagi kita ‘hanya 10-20 ribu’ tapi yakinlah bahwa itu begitu berarti bagi mereka, itu bisa membangkitkan harapan mereka bahwa masih banyak orang-orang yg peduli kpd mereka, masih banyak cinta kasih di negeri ini.. bukankah zakat telah mengajarkan kita arti kepedulian sosial, dan menjadikan Islam agama Rahmatan lil Alamin…
Marilah kita memulai membantu membangun bangsa ini dari hal-hal kecil yang mampu kita lakukan, dan memantapkan diri untuk berbuat hal-hal besar untuk sama-sama MEMBANGUN DAN MEMBANGKITKAN NEGERI TERCINTA INI DARI KETERPURUKAN!!!!!
Bismillahirrahmanirrahim…